Cara Menggunakan CMD

Tertarik atau gemar dengan otak atik perangkat lunak Windows? Salah satu hal penting buat pemula tidak boleh terlewatkan yaitu penggunaan CMD. Menjalankan perintah CMD di Command Prompt adalah cara alternatif untuk mengoperasikan perangkat Windows.

Cara penggunaan CMD cukup sederhana. Meskipun terlihat begitu, fungsi command prompt di Windows sangatlah luas.

Kalian dapat melakukan berbagai hal seperti menyalin file atau memperbaiki error pada hard drive dan melakukan Ping koneksi berfungsi pengecekan untuk internet.

Penasaran? Bagaimana kalau langsung kalian simak cara menggunakan CMD berikut, mulai dari pengertian, perintah dasar, serta tips penggunaanya yang bisa buat kalian tampak seperti hacker. Check this out!

Apa itu CMD?

perintah cmdCommand Prompt atau CMD adalah aplikasi Command Line Iinterpreter (CLI) pada sistem operasi Windows dimana kita bisa mengetikkan atau memasukkan perintah berbasis text. Perintah-perintah dalam CMD berfungsi untuk melakukan berbagai operasi di komputer.

Sebenarnya, perintah CMD sudah ada sejak zaman MS-DOS. Namun, pengguna Windows sudah jarang menggunakan Command Prompt karena telah tersedia mode GUI yang user friendly, dimana pengguna dapat menikmati tools dengan mudah tanpa menggunakan CMD.

Meski demikian, CMD memberikan kendali lebih atas pengoperasian komputer kalian dan tidak semua perintah dapat digunakan di seluruh versi Windows. Tercatat ada lebih dari 100 perintah CMD yang bisa digunakan

Untuk tahu mana saja perintah dasar CMD yang bisa dipakai dan sering digunakan serta tips dan trik penggunaan CMD, simak penjelasan berikut.

Lihat Juga: 4 Cara Menghapus Windows Old Dengan Cepat Terbaru (Praktis dan Aman)

Cara Menggunakan CMD

Cara menggunakan CMD ini tidaklah sulit. Kalian tinggal melakukan pencarian Command Prompt di Start menu pada PC/laptop kalian, kemudian ketikkan ‘cmd’ atau kalian dapat menekan tombol ‘Windows + R’ pada keyboard. Selanjutnya ketikkan ‘cmd’ dan tekan ‘Enter’.

Nah, sekarang kita mulai dengan penggunaan CMD buat perintah dasar. Check this out!

1. Perintah untuk Membuka Folder dan File Explorer

Cara menggunakan CMD pertama yaitu untuk membuka folder, command sederhana dapat dilakukan dengan ketikkan perintah ‘start(spasi)(.)’. Tanda (.) itu dikatakan sebagai singkatan folder saat ini ketika membuka file explorer.

Kalian dapat mengganti tanda (.) dengan nama folder atau direktori yang diinginkan. Setelah mengetikkan perintah, tekan ‘Enter’. Maka folder akan terbuka sesuai dengan ketikan. Seperti contoh dibawah untuk membuka folder ‘Downloads’.

Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Windows Boot Manager Error (Status 0xc00000e Hilang)

2. Perintah untuk Membuka Task Manager

Task manager merupakan program untuk memantau aktivitas yang berjalan di komputer. Kalian dapat membuka task manager melalui CMD dengan mengetikkan perintah “taskmgr”, kemudian tekan Enter.

3. Perintah untuk Membuka Konfigurasi Sistem

Cara Mmenggunakan CMD berikutnya berfungsi untuk menampilkan informasi mengenai seluruh konfigurasi pada system. Bagaimana caranya? Cukup dengan ketikkan command dengan perintah ‘systeminfo’. Selanjutnya akan muncul seperti tampilan gambar dibawah ini.

4. Perintah untuk Membaca Dokumen Teks

Cara menggunakan CMD selanjutnya seringkali digunakan untuk dapat membaca dokumen teks atau jenis file lainnya seperti Excel (.xls). Misalnya, pada direktori F:>, terdapat file dokumen dengan nama “Laporan Kas Beni Bulan Juni.xls”. Contoh gambar seperti dibawah ini.

5. Perintah untuk Membuka On-Screen Keyboard

On-Screen Keyboard merupakan komponen virtual yang memungkinkan kalian untuk menginputkan karakter tanpa menggunakan keyboard secara fisik. Untuk membukanya melalui CMD dapat mengetikkan perintah “osk”, kemudian tekan ‘Enter’.

6. Perintah Ping untuk internet

Cara menggunakan CMD yang sering digunakan yaitu Ping, merupakan singkatan dari Packet Internet Gropher, secara garis besar merupakan sebuah perintah pengecekan untuk internet respon antara client dan server. Langsung simak langkah penggunaanya:

Buka CMD, ketik ping ‘(Alamat untuk di ping) –t’. Pada contoh gambar dibawah menggunakan alamat ‘google.com’ lalu tekan ‘Enter’ dan muncul seperti gambar dibawah ini.

Perlu diingat juga beda dengan mengecek kecepatan untuk jaringan internet, respon ping akan lebih baik jika nilainya kecil (dibawah 100ms). Karena semakin nilainya tinggi maka akan membuat kecepatan koneksi antara komputer dan server menjadi terhambat.

7. Mengecek Informasi untuk Jaringan

Kalian juga bisa melalui CMD guna melihat berbagai informasi untuk jaringan di PC atau laptop, mulai beragam detail seperti IP adress, default gateway, dan lainnya. Selain itu juga bisa melihat informasi device yang terkoneksi cukup ketik IPconfig di CMD.

8. Memperbaiki MBR (Master Boot Record)

Ketika kalian ingin update atau ingin install ulang Windows 8 atau lainnya seringkali gagal? Berarti ada kerusakan pada MBR. Bagaimana cara memperbaikinya? Kalian bisa menggunakan perintah di CMD, cukup dengan mengetikkan ‘bootrec /fixmbr’

atau melihat perintah bootrec lainnya dengan mengetikkan bootrec /?

9. Mematikan/Shutdown PC atau Laptop

Selain lewat Start Menu, kalian sebenarnya bisa mengetikkan perintah dasar untuk shutdown PC lewat CMD. Cukup ketik ‘shutdown.exe -s’ Nanti CMD akan muncul notifikasi, kemudian shutdown dan mati.

Nah, ada juga cara memberikan waktu untuk mematikan komputer lewat CMD dengan timer yaitu masukkan perintah ‘shutdown.exe -s -t 60’

Satuan waktu untuk settingnya adalah detik atau sekon, contoh tersebut menggunakan pengaturan 60, artinya 60 detik alias 1 menit. Kalian juga bisa mengubahnya sesuai keinginan. Dengan fitur ini, komputer akan sama seperti TV yang memiliki mode auto sleep.

Trik berikutnya PC atau laptop kalian sebelum shutdown akan diberi perintah untuk memberikan notifikasi atau pesan seperti berikut cukup dengan mengetik . Kemudian tinggal tekan ‘Enter’.

10. Format Flashdisk

Format flashdisk, selain bisa dilakukan lewat format bawaan Windows, bisa juga dengan cara menggunakan CMD. Selain itu, format flashdisk lewat CMD ini juga ampuh untuk mengatasi write protected.

  • Firstly, masukkan Flashdisk yang ingin di format, buka ‘Command Prompt as Administrator’.
  • Perintah pertama ketikkan ‘diskpart’ untuk masuk kedalam ultility, kemudian ketikan ‘list disk’ buat menampilan disk yang aktif.
  • Attention! perhatikan nomor disk ingin kalian format. Pastikan size yang tertera sama dengan kapasitas Flash Disk. Jika sudah mengetahuinya, ketikan perintah ‘select disk #’, dimana ‘#’ adalah nomor Flash Disk.

  • Ketikkan perintah ‘clean’ untuk menghapus isi data dalam flashdisk,
  • Lalu ketik kembali ‘list disk’ untuk menampilkan daftar disk yang aktif. Jika terdapat tanda * pada isi kiri berarti disk masih dipilih. Jika tidak maka perlu mengetik ulang perintah pada langkah ketiga.
  • Selanjutnya ketikkan ‘create partition primary’. Lalu ketikan perintah ‘select partition 1’.
  • Kemudian untuk mengaktifkan partisi ketikan ‘active’.

  • Langkah selanjutnya adalah melakukan formatting dengan format NTFS dan memberikan nama. Ketikkan perintah ‘format FS=NTFS label=Mantan-drive quick’. Kalian bisa mengubah tulisan merah sesuai selera untuk nama flashdisk.
  • Terakhir ketikkan perintah ‘assign letter=N’ untuk memberikan driver letter, Kalian bisa mengubah tulisan merah dengan letter yangdiinginkan.

  • Jika sudah maka kalian bisa ketik exit untuk keluar dari ultility diskpart atau langsung menutup jendela CMD. Finally, kalian akan mendapati flashdisk dalam keadaan fresh sehabis diformat.

Cara menggunakan CMD untuk perintah format flashdisk diatas juga akan memanfaatkan Diskpart.

Diskpart merupakan salah satu tool yang berguna pada sistem Windows, dimana bisa mengatur berbagai hal seputar media penyimpanan seperti partisi, attributes, dan volume.

11. Mengubah background dan text di CMD

Bosan dengan penampilan CMD yang hitam putih? kalian bisa menggantinya dengan menggunakan perintah pengubah warna. Sebenarnya, bisa juga mengubahnya melalui setting CMD dengan klik kanan CMD, pilih properties. Tapi kode berikut juga bisa digunakan, yaitu:

Buka CMD, ketikkan perintah ‘Color KodebackgroundKodetext’. Ganti perintah 2 diatas untuk mengganti warna background dan text. Contoh dibawah merubah background putih cerah dengan text hitam, maka masukkan perintah ‘color f0’.

Kalian bisa juga bereksperimen sesuai keinginan. Untuk melihat kode-kode perintah warnanya, cukup masukkan perintah ‘color g’.

Pelajari juga: 5 Cara Mengatasi No Bootable Device Laptop/Komputer (Simple dan Aman)

12. Enkripsi File/Folder

Tidak banyak pemula tahu bahwa kalian bisa melakukan enkripsi & dekripsi file atau folder dengan cara menggunakan CMD. Enkripsi merupakan pengacakan data sehingga pihak lain tidak bisa membaca data tersebut dan dekripsi pembatalannya. Langsung simak langkah berikut:

  • Buka CMD, kemudian ubah working directory ke lokasi folder atau file yang ingin kalian enkripsi menggunakan command ‘cd’.
  • Sebagai contoh diatas ingin mengenkripsi folder bernama ‘Rahasia’ beserta seluruh isinya (baik file dan subfolder), yang terletak di ‘F:\Rahasia’. Cukup tinggal ketik ‘cd F:\Rahasia’ atau drag and drop folder ke CMD daripada mengetikkannya manual.

  • Setelah itu untuk mekakukan enkripsi, tinggal jalankan command ‘cipher /e /s:Rahasia’. ‘/e’ merupakan perintah untuk enkripsi, dan ‘/s’ untuk eksekusi folder beserta seluruh subfolder didalamnya.

  • Saat dibuka, tidak akan terlihat perbedaanya. Kalian bahkan tetap bisa langsung membuka dan melihatnya seperti biasa. Hanya saja bakal muncul perubahan warna hijau pada nama folder ‘Rahasia’ menunjukkan bahwa folder telah terkunci dan terenkripsi.

  • Perbedaan baru jelas terlihat begitu file tersebut dibuka dari akun Windows lain atau pada PC Windows lain, file tersebut tidak akan bisa dibuka. Untuk mengembalikannya lagi, tinggal jalankan perintah dekripsi dengan command ‘cipher /d /s:Rahasia’

13. Menyembunyikan Drive Partisi

Kalian semacam agen rahasia dengan data super penting, cara menggunakan CMD kali ini layaknya seperti hacker dimana satu partisi penuh bisa disembunyikan. Command yang akan digunakan adalah Diskpart.

  • Firstly, buka CMD dan jalankan command ‘Diskpart’.

  • Kemudian ketikkan perintah ‘List Volume’ untuk melihat semua Drive partisi yang tersedia pada Windows.

  • Jika sudah, pilih Drive partisi yang diinginkan, contoh gambar dibawah ingin menyembunyikan Drive F (Data). Terlihat bahwa di daftar tersebut Drive F berada di Volume 3, jadi tinggal jalankan command ‘Select Volume 3’.

  • Finally, untuk menyembunyikan Drive F kalian tinggal ketikkan saja command ‘Remove Letter F’.

  • Kini tutup Command Prompt dan Drive partisi tersebut akan tersembunyi dari Windows.

  • Untuk memunculkan Drive F lagi, kalian tinggal melalukan cara seperti diatas, hanya saja pada langkah terakhir ubah command ‘Remove’ dengan ‘Assign Letter F’

14. Menyembunyikan Folder

Jika menyembunyikan satu partisi penuh terasa terlalu banyak, kalian bisa menyembunyikan folder tertentu yang diinginkan menggunakan CMD. Bagaimana caranya? Langsung simak langkah berikut.

  • Seperti biasa untuk melakukannya ubah dulu working directory ke lokasi tempat folder yang ingin kalian sembunyikan. Lalu ketikkan command ‘attrib -h -s -r nama folder’. Contoh disini ingin menyembunyikan folder bernama ‘Rahasia’.

  • Setelah menjalankan command ini maka folder tersebut seperti hilang ditelan bumi.

  • Untuk membuka folder atau memunculkannya lagi kalian tinggal menjalankan command ‘attrib +h +s +r namafolder’.

  • Lupa nama foldernya? Cukup jalankan command ‘dir /AH’ di working directory tersebut dan kalian bisa melihat daftar folder apa saja yang hidden didalamnya.

Cara menyembunyikan folder dengan CMD ini lebih aman dan rahasia karena hanya bisa dilihat daftarnya melalui CMD pula. Jika dibandingkan menyembunyikannya melalui klik kanan centang

Hidden, folder tersembunyi bisa dilihat dengan mengubah view options di File Explorer.

15. Memastikan data terhapus permanen

Cara menggunakan CMD satu ini berguna saat kalian akan menjual laptop, desktop, ataupun hardisk. Sudah hal umum bahwa file yang sudah dihapus sebenarnya tidak sepenuhnya terhapus.

Untuk menghapus data secara permanen kalian bisa menggunakan command ‘cipher /w’.

Contoh gambar dibawah ingin nge-wipe data di drive C, kalian tinggal jalankan saja command ‘cipher /w:c:\’

Kalian tidak perlu khawatir, chipper tidak merusak file yang ada, hanya menulis random data pada space kosong sehingga file yang sebelumnya sudah terhapus benar-benar terhapus permanen dan tidak bisa dikembalikan lagi.

16. Backup Otomatis

Jaman sekarang memang sudah ada banyak solusi backup modern, misalkan saja dengan menggunakan cloud sync & backup. Berikut cara menggunakan CMD untuk perintah backup otomatis ke hardisk eksternal, secondary drive. Check this out!

Command yang bisa kalian manfaatkan untuk melakukan ini adalah ‘Robocopy’ (singkatan dari Robust File Copy). Robocopy bisa melakukan incremental backup sehingga membuat proses backup berlangsung dengan lebih cepat.

Firstly, ketik command ‘robocopy c:\users\office\documents f:\databackup\documents /copyall /e /r:0 /dcopy:t /mir’. Ubah huruf merah sesuai dengan lokasi folder yang ingin kalian backup dan ungu ubah dengan lokasi tujuan backup.

cara menggunakan cmd

Untuk bisa menjadikannya berjalan otomatis, kalian bisa memanfaatkan task scheduler Windows. Cara ini sangat cocok jika kalian memiliki multi-hardisk dimana salah satunya dapat berguna sebagai media penyimpanan backup tersinkronisasi.

17. Membuat folder yang tidak bisa dihapus

Jika sebelumnya terdapat cara menggunakan CMD dengan perintah untuk menghapus folder permanen maka cara berikutnya yaitu command membuat folder yang tidak bisa dihapus. Windows memiliki beberapa keywords (sebutan untuk kata yang sudah di-reserved).

Sehingga tidak bisa lagi digunakan sebagai nama folder. Beberapa keywords di Windows antara lain con, aux, lpt1, lpt2, lpt3, dst. Melalui CMD kalian bisa membuatnya sehingga folder tersebut tidak bisa dihapus ataupun direname, kecuali melalui command CMD juga. Berikut caranya.

  • Buka CMD dan ketikkan command ‘md con\ atau md lpt1\ atau gunakan keyword lainnya.

  • Hasilnya folder bakal berhasil dibuat, bisa diisi seperti biasa, tapi tidak bisa dihapus (subfolder tetap bisa dihapus seperti biasa).

  • Untuk menghapus folder tersebut, kalian bisa melakukannya melalui CMD dengan command ‘rd con\ atau rd lpt1\’ sesuai dengan nama folder yang digunakan. Jangan lupa isi folder harus sudah kosong sebelum dihapus.

Pelajari Juga: 12 Cara Mengatasi Hardisk Eksternal Tidak Terbaca (Cepat dan Aman)

Bagaimana menarik bukan cara menggunakan CMD beserta tips dan trik penggunaan CMD diatas.

Meskipun terlihat sederhana, fungsi command prompt di Windows sangatlah luas. Cara tersebut bisa kalian explore lebih dalam lagi sampai jadi expert seperti hacker.

Leave a Comment